Uji Zat Reaksi Zat Alam Terhadap Zat Sintensis

Uji Reaksi Zat Bahan Alam Terhadap Zat Sintensis (Natrium Tetraborat/Borax)

Hai, guys! Jadi gini, kita bakal bahas soal reaksi zat bahan alam yaitu Bunga Hati Ungu, Bunga Kertas Pink & Bunga Kerta Ungu Peruviana sama zat sintetis, yang sering kita dengar yaitu boraks (natrium tetraborat). Boraks itu biasanya dipakai buat pengawet makanan ilegal, terus bahaya banget kalo dipakai sembarangan apa lagi sampai di komsumsi. Nah, kita pengen tahu nih, kalo bahan-bahan alami kalau ketemu boraks, bakal terjadi reaksi seperti apa ya? Langsung aja kita uji reaksi yuk!

Alat dan Bahan : 

• Bunga Hati Ungu, Bunga Kertas Pink & Bunga Kertas Ungu Peruviana

• gunting

• 3 wadah dengan air boraks

• air

• alat ekstrak


 

Cara Pembuatan : 

1. Ekstraksi Pigmen dari Bunga:

Ambil kelopak bunga Hati Ungu secukupnya.

Tumbuk kelopak bunga di dalam mortar hingga hancur dan mengeluarkan cairan berwarna.

2. Campurkan dengan Boraks:

Campurkan cairan hasil tumbukan bunga ke dalam larutan boraks. 

PEMBAHASAN

Gimana reaksi zat alami yaitu Bunga Hati Ungu di campur dengan boraks?

Bunga Hati Ungu (Exogonium purpureum) mengandung senyawa antosianin yang sensitif terhadap perubahan pH. Ketika dicampur dengan boraks, yang bersifat basa, reaksi yang terjadi adalah perubahan warna pada bunga tersebut. Pada kondisi pH netral atau sedikit asam, bunga ini berwarna ungu. Namun, jika dicampur dengan boraks yang meningkatkan pH, bunga akan berubah menjadi warna hijau. Perubahan warna ini terjadi karena antosianin dalam bunga bereaksi terhadap peningkatan kadar basa, menjadikannya indikator pH alami yang cukup efektif. 



Gimana reaksi zat alami yaitu Bunga Kertas Pink di campur dengan boraks?

Jika bunga kertas ungu dicampur dengan boraks, yang bersifat basa, biasanya bunga tersebut akan mengalami perubahan warna karena senyawa antosianin yang ada dalam bunga bereaksi terhadap perubahan pH. Biasanya, bunga yang berwarna pink akan berubah menjadi lebih biru atau hijau saat dicampur dengan boraks, yang meningkatkan pH. Namun pada reaksi Bunga Kertas Ungu di campur borax hasilnya adalah warna kuning, karena ada faktor lain yang mempengaruhi reaksi tersebut. karena konsentrasi boraks yang digunakan cukup tinggi, atau bunga tersebut memiliki senyawa tambahan yang mempengaruhi warna saat pH berubah. Perubahan warna menjadi kuning bisa menunjukkan bahwa pH yang dihasilkan oleh boraks cukup kuat untuk menyebabkan perubahan warna yang tidak biasa, yang dapat terjadi tergantung pada jenis bunga dan kekuatan campuran bahan kimianya.


Gimana reaksi zat alami yaitu Bunga kertas ungu peruviana di campur dengan boraks?

Bunga kertas ungu Peruviana mengandung pigmen antosianin, yang sensitif terhadap perubahan pH. Ketika bunga ini dicampur dengan boraks, yang bersifat basa, biasanya bunga ini akan mengalami perubahan warna. Namun warna yang dihasilkan adalah merah pekat, ini mungkin terjadi karena pH yang dihasilkan oleh boraks tidak cukup basa untuk menyebabkan perubahan warna yang biasanya mengarah ke biru atau hijau. Sebaliknya, senyawa antosianin dalam bunga ungu Peruviana bisa berfungsi dengan cara yang berbeda, menyebabkan warna merah pekat muncul. Hal ini bisa terjadi jika bunga tersebut mengandung komponen kimia yang membuatnya lebih stabil dalam kondisi basa ringan, sehingga menghasilkan warna yang lebih intens, seperti merah pekat.


KESIMPULAN

Perubahan warna bunga kertas pink, dan bunga ungu Peruviana disebabkan oleh pH yang dihasilkan oleh boraks yang tidak cukup basa. Hal ini mengarah pada perubahan warna yang ringan atau tetap mempertahankan warna asli bunga, seperti merah pekat atau kuning, karena pH yang tidak cukup tinggi untuk mengubah struktur kimia antosianin secara signifikan.


DOKUMENTASI 









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resep Kue Ulang Tahun Simple